GUGUS PERGI DAN
PENGARUH GUGUS TETANGGA
. A. Gugus Pergi
Dalam ilmu kimia,
suatu gugus pergi (disebut pula sebagai gugus lepas)
adalah suatu fragmen molekul yang lepas dengan suatu
pasangan elektron dalam pembelahanikatan kimia secara heterolitik. Gugus pergi dapat berupa
suatu anion atau molekul netral, tetapi dalam kedua kasus
tersebut yang terpenting adalah bahwa gugus pergi dapat menstabilkan kerapatan elektron tambahan yang dihasilkan dari
heterolisis ikatan.
Gugus pergi adalah gugus apa saja yang mudah
diputus dari ikatannya dengan suatu atom karbon. Gugus-pergi yang membawa pergi
elektron disebut nukleofugal, dan gugus-pergi yang tanpa membawa
elektron disebut elektrofugal.
Sifat gugus pergi:
1.Gugus
pergi yang baik adalah anion stabil (basa konjugat) dan turunan dari asam kuat.
Gugus pergi yang baik biasanya adalah basa lemah.
Contoh:
- Ion
halidaYaitu I-, Cl-, Br-.
- Turunan
asam organic kuat dan terstabilkan oleh resonansi.
Triflate
tosylate
mesilat
2. Gugus
pergi yang buruk adalah gugus –OH pada alcohol sehingga tidak bias digantikan
oleh Nukleofil sehingga harus diubah menjadi gugus lain seperti:
Suatu nukleofil (Z) menyerang alkil halida
pada atom karbon hibrida-sp3 yang mengikathalogen (X), menyebabkan
terusirnya halogen oleh nukleofil. Halogen yang terusir disebutgugus
pergi. Nukleofil harus mengandung pasangan elektron yang tadinya
sebagai elektron ikatan. Ada dua persamaan umum yang dapat
dituliskan:
Contoh masing-masing reaksi adalah:
Misalkan terdapat senyawa alkil halida direaksikan
dengan anion lain.
Dalam reaksi di atas adalah substitusi alkil
halida dengan gugus hidroksi OH-. Pada alkil halida ini, ada yang disebut gugus
pergi. Gugus pergi adalah gugus yang digantikan oleh gugus lain dalam reaksi.
Jika dicontohkan pada reaksi di atas, maka gugus perginya adalah Brom(Br-).
Dari gugus pergi ini, ada yang disebut gugus pergi yang baik dan gugus pergi
yang jelek. Dalam hal ini adalah unsur-unsur halogen (unsur golongan
17), maka tingkat ke-mudah-pergian adalah sebagai berikut.
B. Pengaruh Gugus Tetangga
Pada reaksi substitusi nukleofilik, efek
gugus tetangga didefinisikan sebagai gugus yang memberikan suatu reaksi
intermediate yang baru pada pusat reaksi. Untuk reaksi substitusi seperti
dibawah, X sebagai gugus tetangga berperan dalam penyerangan nukleofilik
intramolekul sehingga melepaskan Y sebagai gugus pergi, yang kemudian diikuti
oleh subtitusi intermolekul.
Hasil dari efek gugus tetangga ini ialah pembentukan produk substitusi dengan konfigurasi yang berlawanan dengan konfigurasi yang seharusnya terjadi pada SN2, dimana reaksi SN2 pada umumnya membentuk konfigurasi yang berlawanan dengan substrat. Dengan adanya partisipasi gugus tetangga, konfigurasi produk sama dengansubstrat.
Efek dari gugus tetangga ini juga dapat mempengaruhi kecepatan reaksi. Jika suatu gugus tetangga mempengaruhi reaksi melalui suatu jalan yang menyebabkan peningkatan kecepatan reaksi, maka gugus tetangga tersebut dikatakan sebagai “anchimeric assistance”. Peningkatan kecepatan reaksi dengan adanya partisipasi gugus tetangga diketahui dengan membandingkan laju reaksi suatu senyawa yang memiliki gugus tetangga dengan reaksi yang sama pada senyawa analog yang tidak memilikigugustetangga.
Gugus tetangga dapat menggunakan pasangan elektronnya untuk berinteraksi dengan sisi belakang atom karbon yang menjalani substitusi, sehingga mencegah serangan dari nukleofilik, sehingga nukleofilik hanya dapat bereaksi dengan atom karbon dari sisi depan, dan produknya mengikuti konfigurasi awal.
Permasalahan:
Bagaimana pengaruh sifat kebasaan terhadap gugus pergi?
Mengapa gugus –OH merupakan gugus pergi yang buruk?
Bagaimana pengaruh atau efek dari gugus tetangga terhadap
reaksi subtitusi nukleofilik?








Terimakasih riska,
BalasHapusMenurut saya :
1.Sifat kebasaan akan berpengaruh terhadap gugus pergi. Basa kuat merupakan gugus pergi yang buruk karena memiliki reaktivitas yang tinggi sehingga sulit untuk terlepas ,sedangkan pada basa lemah merupakan gugus pergi yang baik karena memiliki reaktivitas yang rendah sehingga dapat dengan mudah terlepas atau digantikan gugus lain
2.karena -OH memiliki ke elektronegatifan yang tinggi, sehingga -OH akan cenderung menarik elektron lain kedirinya sehingga sukar untuk melepaskan apabila telah berikatan
3.efek dari gugus tetangga dapat mempengaruhi kecepatan reaksi .peningkatan kecepatan reaksi dengan adanya partisipasi gugus tetangga diketahui dengan membandingkan laju reaksi suatu senyawa yang memiliki gugus tetangga dengan reaksi yang sama pada senyawa analog yang tidak memiliki gugus tetangga
Terimakasih atas materinya riska
BalasHapus1.Sifat kebasaan akan berpengaruh terhadap gugus pergi. Basa kuat merupakan gugus pergi yang buruk karena memiliki reaktivitas yang tinggi sehingga sulit untuk terlepas ,sedangkan pada basa lemah merupakan gugus pergi yang baik karena memiliki reaktivitas yang rendah sehingga dapat dengan mudah terlepas atau digantikan gugus lain
2.karena -OH memiliki ke elektronegatifan yang tinggi, sehingga -OH akan cenderung menarik elektron lain kedirinya sehingga sukar untuk melepaskan apabila telah berikatan
Menurut saya, hal ini dikarenakan sifat kebasaan akan berpengaruh terhadap gugus pergi. Dimana basa kuat merupakan gugus pergi yang buruk karena memiliki reaktivitas yang tinggi sehingga sulit untuk terlepas. Sedangkan pada basa lemah merupakan gugus pergi yang baik karena memiliki reaktivitas yang rendah sehingga dapat dengan mudah terlepas atau digantikan gugus lain. Selanjutnya OH- merupakan gugus pergi yang buruk dikarenakan memiliki keelektronegatifan yang tinggi, sehingga -OH akan cenderung menarik elektron lain untuk dirinya sehingga sukar untuk melepaskan apabila telah berikatan.
BalasHapusterima kasih atas materinya menurut saya OH merupakan gugus pergi yang buruk karena -OH memiliki ke elektronegatifan yang tinggi, sehingga -OH akan cenderung menarik elektron lain kedirinya sehingga sukar untuk melepaskan apabila telah berikatan
BalasHapusTerimakasih atas materi yang riska sampaikan
BalasHapusSaya akan menjawab permasalahan yang ada
Menurut saya
1.Sifat kebasaan akan berpengaruh terhadap gugus pergi. Basa kuat merupakan gugus pergi yang buruk karena memiliki reaktivitas yang tinggi sehingga sulit untuk terlepas ,sedangkan pada basa lemah merupakan gugus pergi yang baik karena memiliki reaktivitas yang rendah sehingga dapat dengan mudah terlepas atau digantikan gugus lain
2.karena -OH memiliki ke elektronegatifan yang tinggi, sehingga -OH akan cenderung menarik elektron lain kedirinya sehingga sukar untuk melepaskan apabila telah berikatan
3.efek dari gugus tetangga dapat mempengaruhi kecepatan reaksi .peningkatan kecepatan reaksi dengan adanya partisipasi gugus tetangga diketahui dengan membandingkan laju reaksi suatu senyawa yang memiliki gugus tetangga dengan reaksi yang sama pada senyawa analog yang tidak memiliki gugus tetangga
Semoga bermanfaat
terimakasih riska.no.2 gugus –OH merupakan gugus pergi yang buruk? karena -OH memiliki ke elektronegatifan yang tinggi, sehingga -OH akan cenderung menarik elektron lain kedirinya sehingga sukar untuk melepaskan apabila telah berikatan
BalasHapusTerima kasih atas materinya
BalasHapusMenurut saya Sifat kebasaan akan berpengaruh terhadap gugus pergi. Basa kuat merupakan gugus pergi yang buruk karena memiliki reaktivitas yang tinggi sehingga sulit untuk terlepas ,sedangkan pada basa lemah merupakan gugus pergi yang baik karena memiliki reaktivitas yang rendah sehingga dapat dengan mudah terlepas atau digantikan gugus lain
Menurut saya untuk jawaban no. 3 efek dari gugus tetangga dapat mempengaruhi kecepatan reaksi .peningkatan kecepatan reaksi dengan adanya partisipasi gugus tetangga diketahui dengan membandingkan laju reaksi suatu senyawa yang memiliki gugus tetangga dengan reaksi yang sama pada senyawa analog yang tidak memiliki gugus tetangga
BalasHapusBaiklah saya akan menjawab ertanyaan nomor 2, yaitu karena -OH memiliki ke elektronegatifan yang tinggi, sehingga -OH akan cenderung menarik elektron lain kedirinya sehingga sukar untuk melepaskan apabila telah berikatan
BalasHapusterimakasih riska untuk materinya. saya akan mencoba menjawab pertanyaan nomor 2 dan 3 dimana :
BalasHapus2.karena -OH memiliki ke elektronegatifan yang tinggi, sehingga -OH akan cenderung menarik elektron lain kedirinya sehingga sukar untuk melepaskan apabila telah berikatan
3.efek dari gugus tetangga dapat mempengaruhi kecepatan reaksi .peningkatan kecepatan reaksi dengan adanya partisipasi gugus tetangga diketahui dengan membandingkan laju reaksi suatu senyawa yang memiliki gugus tetangga dengan reaksi yang sama pada senyawa analog yang tidak memiliki gugus tetangga.
Hai Riska, menurut saya pengaruh sifat kebasaan pada suatu gugus pergi adalah, semakin lemah sifat kebasaan suatu gugus maka kemampuan gugus perginya semakin baik, jadi dia suatu goo leaving group. selanjutnya , dikarenakan OH merupakan suatu basa kuat,basa kuat memiliki ke elektronegatifan yang tinggi, sehingga -OH akan cenderung menarik elektron lain kedirinya sehingga sukar untuk melepaskan apabila telah berikatan
BalasHapusTerima kasih materinya riska
BalasHapus1.Sifat kebasaan akan berpengaruh terhadap gugus pergi. Basa kuat merupakan gugus pergi yang buruk karena memiliki reaktivitas yang tinggi sehingga sulit untuk terlepas ,sedangkan pada basa lemah merupakan gugus pergi yang baik karena memiliki reaktivitas yang rendah sehingga dapat dengan mudah terlepas atau digantikan gugus lain
2.karena -OH memiliki ke elektronegatifan yang tinggi, sehingga -OH akan cenderung menarik elektron lain kedirinya sehingga sukar untuk melepaskan apabila telah berikatan
Materi yang menarik Riska,
BalasHapus1. Pengaruh sifat kebasaan yaitu semakin lemah sifat kebasaan suatu gugus maka kemampuan gugus perginya semakin baik,
2. Gugus OH merupakan leaving group yg buruk karena OH termasuk basa kuat, dan OH memiliki elektronegatifan yg tinggi sehingga cenderung menarik elektron lain, yg menyebabkan sulit untuk melepaskan apabila telah berikatan.
terimakasih atas materinya..
BalasHapussaya akan mencoba menjawab pertanyaan pertama anda..
1.menurut saya sifat kebasaan akan berpengaruh terhadap gugus pergi. Basa kuat merupakan gugus pergi yang buruk karena memiliki reaktivitas yang tinggi sehingga sulit untuk terlepas ,sedangkan pada basa lemah merupakan gugus pergi yang baik karena memiliki reaktivitas yang rendah sehingga dapat dengan mudah terlepas atau digantikan gugus lain..
terima riska atas materinya, menurut saya
BalasHapus1.Sifat kebasaan akan berpengaruh terhadap gugus pergi. Basa kuat merupakan gugus pergi yang buruk karena memiliki reaktivitas yang tinggi sehingga sulit untuk terlepas ,sedangkan pada basa lemah merupakan gugus pergi yang baik karena memiliki reaktivitas yang rendah sehingga dapat dengan mudah terlepas atau digantikan gugus lain
2.karena -OH memiliki ke elektronegatifan yang tinggi, sehingga -OH akan cenderung menarik elektron lain kedirinya sehingga sukar untuk melepaskan apabila telah berikatan
terimakasih atas pemaparan nya saya akan mencoba menjawab pertanyaan pertama yaitu 1.Sifat kebasaan akan berpengaruh terhadap gugus pergi. Basa kuat merupakan gugus pergi yang buruk karena memiliki reaktivitas yang tinggi sehingga sulit untuk terlepas ,sedangkan pada basa lemah merupakan gugus pergi yang baik karena memiliki reaktivitas yang rendah sehingga dapat dengan mudah terlepas atau digantikan gugus lain.
BalasHapusMateri yang menarik Riska,
BalasHapus1. Pengaruh sifat kebasaan yaitu semakin lemah sifat kebasaan suatu gugus maka kemampuan gugus perginya semakin baik,
2. Gugus OH merupakan leaving group yg buruk karena OH termasuk basa kuat, dan OH memiliki elektronegatifan yg tinggi sehingga cenderung menarik elektron lain, yg menyebabkan sulit untuk melepaskan apabila telah berikatan.
Terimakasih atas materinya riska
BalasHapus1.Pengaruh sifat kebasaan yaitu semakin lemah sifat kebasaan suatu gugus maka kemampuan gugus perginya semakin baik,
2.Gugus OH merupakan leaving group yg buruk karena OH termasuk basa kuat, dan OH memiliki elektronegatifan yg tinggi sehingga cenderung menarik elektron lain, yg menyebabkan sulit untuk melepaskan apabila telah berikatan.
Terimakasih :)
materi yang sangat menarik, saya akan menjawab pertanyaan nomor 1 dimana kita ketahui bahwa gugus pergi itu berfungsi sebagai penstabil muatan sedangkan OH- ini tidak mamapu menstabilkan muatan negatif.
BalasHapusTerimakasih atas materinya menurut saya
BalasHapus1.Sifat kebasaan akan berpengaruh terhadap gugus pergi. Basa kuat merupakan gugus pergi yang buruk karena memiliki reaktivitas yang tinggi sehingga sulit untuk terlepas ,sedangkan pada basa lemah merupakan gugus pergi yang baik karena memiliki reaktivitas yang rendah sehingga dapat dengan mudah terlepas atau digantikan gugus lain
2.karena -OH memiliki ke elektronegatifan yang tinggi, sehingga -OH akan cenderung menarik elektron lain kedirinya sehingga sukar untuk melepaskan apabila telah berikatan
Sifat kebasaan akan berpengaruh terhadap gugus pergi. Basa kuat merupakan gugus pergi yang buruk karena memiliki reaktivitas yang tinggi sehingga sulit untuk terlepas ,sedangkan pada basa lemah merupakan gugus pergi yang baik karena memiliki reaktivitas yang rendah sehingga dapat dengan mudah terlepas atau digantikan gugus lain
BalasHapus2.karena -OH memiliki ke elektronegatifan yang tinggi, sehingga -OH akan cenderung menarik elektron lain kedirinya sehingga sukar untuk melepaskan apabila telah berikatan
3.efek dari gugus tetangga dapat mempengaruhi kecepatan reaksi .peningkatan kecepatan reaksi dengan adanya partisipasi gugus tetangga diketahui dengan membandingkan laju reaksi suatu senyawa yang memiliki gugus tetangga dengan reaksi yang sama pada senyawa analog yang tidak memiliki gugus tetangga
Sifat kebasaan akan berpengaruh terhadap gugus pergi. Basa kuat merupakan gugus pergi yang buruk karena memiliki reaktivitas yang tinggi sehingga sulit untuk terlepas ,sedangkan pada basa lemah merupakan gugus pergi yang baik karena memiliki reaktivitas yang rendah sehingga dapat dengan mudah terlepas atau digantikan gugus lain
BalasHapus2.karena -OH memiliki ke elektronegatifan yang tinggi, sehingga -OH akan cenderung menarik elektron lain kedirinya sehingga sukar untuk melepaskan apabila telah berikatan
3.efek dari gugus tetangga dapat mempengaruhi kecepatan reaksi .peningkatan kecepatan reaksi dengan adanya partisipasi gugus tetangga diketahui dengan membandingkan laju reaksi suatu senyawa yang memiliki gugus tetangga dengan reaksi yang sama pada senyawa analog yang tidak memiliki gugus tetangga
Terimakasih riska
BalasHapusUntuk pertanyaannya
1. Pengaruh sifat kebasaan
Gugus pergi yang baik yaitu basa lemah. Cirinya : reaktifitasnya yang rendah sehingga mudah digantikan oleh gugus lain, lalu tidak bisa berbagi elektron yang mana menyebabkan mampu menstabilkan muatan negatif dalam keadaan transisi. Sedangkan basa kuat memiliki sifat sebaliknya.
3.Gugus tetangga memiliki PEB untuk berinteraksi dengan sisi belakang atom karbon sehingga dapat mencegah serangan dari nukleofilik, dengan begitu nukleofil hanya bereaksi dengan sisi depan atom karbon dan membentuk produk berkonformasi sama dengan substrat.
Serta dapat meingkatkan laju reaksi juga.
Sekian :)
Sifat kebasaan akan berpengaruh terhadap gugus pergi. Basa kuat merupakan gugus pergi yang buruk karena memiliki reaktivitas yang tinggi sehingga sulit untuk terlepas ,sedangkan pada basa lemah merupakan gugus pergi yang baik karena memiliki reaktivitas yang rendah sehingga dapat dengan mudah terlepas atau digantikan gugus lain
BalasHapusterimakasih atas penjelasan materinya
BalasHapusmenurut saya
2.Karena gugus -OH memiliki ke elektronegatifan yang tinggi, sehingga -OH akan cenderung menarik elektron lain kedirinya sehingga sukar untuk melepaskan apabila telah berikatan
3.Efek dari gugus tetangga dapat mempengaruhi kecepatan reaksi. peningkatan kecepatan reaksi dengan adanya partisipasi gugus tetangga diketahui dengan membandingkan laju reaksi suatu senyawa yang memiliki gugus tetangga dengan reaksi yang sama pada senyawa analog yang tidak memiliki gugus tetangga
Terimakasih riska,
BalasHapusMenurut saya :
1.Sifat kebasaan akan berpengaruh terhadap gugus pergi. Basa kuat merupakan gugus pergi yang buruk karena memiliki reaktivitas yang tinggi sehingga sulit untuk terlepas ,sedangkan pada basa lemah merupakan gugus pergi yang baik karena memiliki reaktivitas yang rendah sehingga dapat dengan mudah terlepas atau digantikan gugus lain
2.karena -OH memiliki ke elektronegatifan yang tinggi, sehingga -OH akan cenderung menarik elektron lain kedirinya sehingga sukar untuk melepaskan apabila telah berikatan
3.efek dari gugus tetangga dapat mempengaruhi kecepatan reaksi .peningkatan kecepatan reaksi dengan adanya partisipasi gugus tetangga diketahui dengan membandingkan laju reaksi suatu senyawa yang memiliki gugus tetangga dengan reaksi yang sama pada senyawa analog yang tidak memiliki gugus tetangga
Semoga membantu (:
Terimakasih atas materi yang riska sampaikan
BalasHapusMenurut saya
1.Sifat kebasaan akan berpengaruh terhadap gugus pergi. Basa kuat merupakan gugus pergi yang buruk karena memiliki reaktivitas yang tinggi sehingga sulit untuk terlepas ,sedangkan pada basa lemah merupakan gugus pergi yang baik karena memiliki reaktivitas yang rendah sehingga dapat dengan mudah terlepas atau digantikan gugus lain
Semoga bermanfaat